Digitalisasi Media : Menilik Sejarah, Dampak dan Tantangan di Masa Kini


Picture by Pinterest


Apa itu digitalisasi media?

Menurut KBBI, digitalisasi adalah proses pemberian atau pemakaian sistem digital. Secara terminologi, digitalisasi adalah proses peralihan media yang dimulai dari penggunaan media cetak, video ataupun audio menjadi media digital dengan tujuan untuk bisa mengarsip dokumen dalam bentuk transformasi digital.

Sehingga dapat diartikan, digitalisasi media merupakan proses masuknya teknologi kedalam proses penyebaran berita. Dapat dilihat dengan peralihan dari media cetak kepada media daring serta dari media daring kepada penggunaan multi media.

Kapan era digitalisasi di mulai?

Perkembangan teknologi dimulai dari proses sederhana pemenuhan kepuasan sebagai individu dan mahluk sosial. Dari masa ke masa, teknologi terus berkembang, penemuan komputer, penemuan komunikasi digital, perkembangan aplikasi digital, serta perkembangan gawai hingga memasuki era digital money.

Perkembangan sistem cerdas juga berpengaruh pada kemajuan teknologi, alat-alat sistem cerdas membantu pekerjaan menjadi lebih efisien dan efektif. Salah satu contohnya adalah mobile banking, pada zaman dahulu nasabah harus mengantri sejak dini hari ke bank untuk melakukan transaksi, dengan sistem cerdas ini, nasabah hanya perlu membuka aplikasi yang ada di gawai dan melakukan transaksi.

Sejarah penggunaan teknologi secara singkat di Indonesia dapat dipaparkan dalam upaya me “mikrofilm”-kan arsip-arsip VOC dan kolonial lainnya oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sekitar tahun 1970-an dengan tujuan untuk konservasi dan preservasi sumber sejarah. Proyek lainnya dikerjakan oleh Perpustakaan Nasional RI yang me “microfilm”-kan koran-koran tua sejak tahun 1980 dan proyek ini masih berlangsung hingga sekarang.

Era tahun 2000 merupakan puncak kemajuan teknologi. Terkait dengan perkembangan teknologi, beberapa negara Eropa telah merancang konsep “Industri 4.0”, konsep transformasi digital muncul sebagai model aktivitas yang memunculkan industri bidang internet dan teknologi lainnya. Gelombang teknologi digital menjadi salah satu pilar kebijakan industri pada beberapa negara.

Dampak Era Digital

Perkembangan teknologi ini tentulah memberikan dampak positif serta negatifnya tersendiri. Dampak positif era digital diantaranya, ialah:

1.      Informasi yang dibutuhkan lebih cepat dan mudah dalam mengaksesnya

2.      Tumbuhnya inovasi dalam berbagai bidang yang berorientasi pada teknologi digital

3.      Munculnya media massa berbasis digital

4.      Meningkatkan sumber daya manusia melalui pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi

5.      Munculnya e-bisnis yang memudahkan pembeli untuk mendapat barang yang diinginkan

  Hadirnya berbagai sumber belajar digital yang memudahkan pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan

Adapun era digital tentulah memiliki dampak negatifnya, yakni:

1.      Ancaman pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) karena akses data yang mudah

    Ancaman terjadi pikiran pintas oleh anak-anak dimana mereka hanya berpikir pendek dan kurang konsentrasi

3.      Ancaman penyalahgunaan pengetahuan untuk melakukan tindak pidana

Tantangan di era digital

Beberapa dampak di atas tentulah menjadi pembuka pikiran kita mengenai tantangan yang timbul dengan seiring tidak bisa diberhentikannya perkembangan digital ini. Penggunaan berbagai macam alat teknologi juga dapat memudahkan  kehidupan, akan tetapi juga menyebabkan kita menjadi ketergantungan dengan ponsel serta komputer. Kendati begitu, patutlah kita bersyukur akan kehadirannya yang memudahkan kehidupan saat ini, hanya saja setiap penggunanya mengharuskannya mengontrol penggunaannya.

Kecanggihan teknologi dapat dimanfaatkan oleh politisi untuk mencari simpati dan empati dari masyarakat luas. Untuk menaikkan popularitas dapat dilakukan dengan fasilitas digital seperti smartphone maupun sosial media. Disisi lain, wajah baru dari politik di era digital ini memberikan kekuasaan baru dalam menyebarkan ideologi-ideologi secara sistematis serta bagaimana politikus mampu mempertahankan kekuasaan dan menampilkan citra baik hingga menutupi citra negatif untuk mendapatkan dukungan publik.

Kemorosotan moral juga menjadi salah satu tantangan sosial budaya. Pola interaksi antar masyarakat menjadi berubah seiring dengan era digitalisasi ini, terutama dalam golongan sosial menengah ke atas. Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar tanpa harus bertatap wajah langsung.

Baca Juga : Admin Media Sosial

Upaya Yang Harus Di Lakukan Pada Era Digital

Era digitalisasi harus disikapi dengan serius dan harus mengendalikan peras teknologi dengan baik agar era digital membawa manfaat bagi kehidupan. Peran orang dewasa dalam mengontrol anak-anak dan remaja harus difahamkan baik berupa manfaatnya serta mudharatnya.

Salah satu solusi untuk pendidikan anak di era digital adalah model parenting immun selfer yang merupakan model pendampingan anak yang efektif khususnya dalam parenting penggunaan teknologi seperti gadget.

Penanam akidah dan akhlak pada anak sejak usia dini disertai contoh konkret yang bisa mereka saksikan dan masuk pemikiran anak, sehingga penghayatan mereka didasari dengan kesadaran rasional.

Pada akhirnya semakin canggih teknologi digital masa kini membuat perubahan terhadap dunia. Era digitalisasi ini membawa banyak manfaat dari berbagai bidang seperti politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan atau keamanan serta teknologi informasi  namun tidak dipungkiri setiap pemanfaatannya memiliki tantangan.

Postingan Populer